Serunya Berwisata ke Taman Indraloka

Sebagai warga pinggiran Jakarta Timur, saya sering mati gaya mencari lokasi wisata yang dekat dari rumah selain TMII. Makanya, saya happy banget begitu tahu tentang keberadaan Taman Indraloka di wilayah Ceger (Cipayung). Langsung, deh, ajak Rakata dan Ranaka ke sini pas weekend.

Untuk masuk ke taman ini pengunjung tidak ditarik bayaran. Cukup mengeluarkan uang Rp 3.000 untuk parkir jika bawa mobil. Memang, sih, taman lain di Jakarta juga tidak perlu bayar. Tapi, ini kan bukan taman umum, melainkan taman pribadi milik mantan Kepala Badan Intelijen Indonesia, Jenderal (Purn.) Hendropriyono. Baru sekitar Maret 2011 lalu taman yang berlokasi di Jl. Mandor Hasan no. 45 ini dibuka untuk masyarakat luas.

Awalnya, ekspektasi saya biasa saja (secara taman pribadi gitu, lho .…). Tapi ternyata, dibanding taman-taman lain di Jakarta yang pernah saya datangi, area seluas 1,5 hektar ini justru yang paling menyenangkan!

Pertama, ada Pondok Satwa dengan berbagai koleksi hewan, baik yang berada di dalam sangkar atau dibiarkan lepas. Mulai dari aneka jenis burung, ikan, ayam, bebek, kalkun, rusa, landak, hingga walabi (lumayan, kan, nggak perlu jauh-jauh ke timur Indonesia atau Australia untuk ketemu sejenis kangguru berukuran mungil ini).

Beragam jenis pohon pun masing-masing dilengkapi papan nama latin dan lokal di batangnya. Edukatif sekali. Apalagi, pohonnya tergolong yang jarang ditemui di perkotaan. Saya saja baru tahu di sini bahwa Bintaro itu ternyata merupakan nama pohon :p

Meski ada peraturan dilarang membawa makanan-minuman, tak perlu khawatir haus dan kelaparan. Soalnya, ada restoran yang bangunannya berbentuk dua pendopo besar. Makanan yang ditawarkan ada nasi goreng, sate, sop buntut, hingga beragam olahan sosis dari Rumah Sosis asal Bandung. Di sebelah restoran, ada area untuk si kecil bermain sepeda. Sepedanya sudah disediakan dan bisa dipinjam secara cuma-cuma pula.

Asyiknya lagi, di sini juga ada factory outlet! Bukan hanya baju dewasa, tapi juga untuk si kecil. Harganya? Banyak yang cuma Rp 39.000 tuh. Padahal, bajunya lucu-lucu. Darwin, suami saya yang memang lebih hobi belanja dari saya, sampai kalap hunting kaos buat dua jagoan kecilnya, hehehe.

Judulnya wisata komplet deh. Si toddler Rakata puas lari-lari sambil melihat berbagai hewan, si newborn Ranaka asyik merem-melek diterpa angin sepoi-sepoi, saya dan suami puas makan enak plus belanja  :p

Untuk mommies yang ingin mengajak si kecil ke sini, berikut kiat dari saya:

  • Berhubung lokasinya rada ‘ngumpet’ alias mencari taman ini susah-susah gampang … bagi yang tidak kenal daerah Ceger, saya sarankan untuk pelajari rutenya di Google Maps dulu  :D
  • Waktu operasi taman adalah pukul 10.00-22.00. Meski ada gazebo untuk berteduh, enaknya tetap datang sore saat matahari sudah tidak menyengat.

Have fun, Moms!


*Diceritakan oleh Amelia Yustiana (http://ameeel.multiply.com), ibu dari Rakata dan Ranaka.


25 Comments - Write a Comment

Post Comment