Aktivitas Sehat dengan Anak

Saya percaya aktivitas fisik sangat dibutuhkan oleh anak-anak. Sebuah penelitian membuktikan bahwa anak-anak yang aktif dan fit, cenderung lebih cerdas dan memiliki memori yang lebih baik dibanding anak yang kurang memiliki aktivitas fisik.

Memang, sih, setiap anak mungkin berbeda, ada yang senang loncat sana-sini, hobi baca buku atau duduk manis mengerjakan sesuatu, senang nonton DVD atau TV atau bahkan hobi bermain gadget. Tapi tetap saja, biarpun sedikit, saya kira anak-anak butuh untuk beraktivitas fisik.

Kalau saya, nih, bercita-cita untuk menjadi ibu yang juga sahabat Langit, makanya saat sedang di rumah saya selalu melibatkan diri dengan Langit. Aktivitas favorit kami di rumah antara lain:

  • Sambil nonton DVD Barney kesukaannya, saya mengajak Langit untuk tidak duduk manis menanti dihibur oleh lagu-lagunya, tapi saya ajak Langit menari mengikuti gerakan Barney dan teman-temannya.
  • Berkemah di dalam rumah. Berhubung rumah kami mungil, jadi tenda yang idealnya ada di halaman kami pindahkan ke dalam rumah :D Nah, di tenda ini, aktivitas yang kami lakukan biasanya mulai dari masak-masakan di depan tenda, makan di dalam tenda, mengadakan pesta ulang tahun atau sekedar tidur-tiduran sambil membaca buku

  • Main air! Wah, kalau ini memang nggak di dalam rumah. Dulu waktu tidak ada asisten rumah tangga, saya hobi mencuci baju sendiri dan Langit suka ‘membantu’, terus dia suka juga ikut-ikutan bapaknya mencuci motor. Tentu dong, yang dia suka hanya main airnya saja.

  • Bikin prakarya dari barang-barang tidak terpakai atau menggambar. Saya bukan ibu yang telaten membuat craft, sih, tapi proses pembuatannya itu yang seru. Saat kami menggunting, menempel serta finishing itu yang semoga bisa menjadi cerita saat Langit dewasa kelak. Untuk gambar-gambar, walaupun masih tak beraturan, tapi saya berusaha menghargai dengan memajangnya di pintu kulkas.

  • Kalau sama bapaknya, Langit senang sekali main alat musik. Bapaknya main gitar beneran, sementara Langit akan mengiringi dengan xylophone atau gitar kecil miliknya sambil nyanyi dan berjoget.
  • Main hula hoop, lompat tali, lempar-lemparan bola atau hehehe, lompat sekeliling rumah. Ketiga aktivitas ini lumayan bikin pegal, sih, benar-benar fisik! Hahaha .…
  • Sesekali kalau saya ‘turun’ ke dapur, saya mengajak Langit ikut serta untuk hanya sekedar membersihkan sayuran atau bahan makanan yang akan dimasak.

Setelah selesai bermain, saya juga membiasakan Langit untuk membereskan mainannya. Ini karena teringat kata-kata Bu Elly Risman, untuk membiasakan anak-anak melakukan pekerjaan rumah minimal cuci piring atau bereskan tempat tidur. Dan satu lagi, jangan pernah lupa minum air putih, ya, baik untuk ibu dan tentunya si kecil. Sudah tahu, kan, cara menghitung kebutuhan air bagi seseorang? Berat badan dikalikan 33, maka hasilnya adalah kebutuhan air putih manusia dalam satuan milliliter.

Banyak banget, lho, aktivitas yang bisa dilakukan orangtua dan anak di rumah.  Affi yang hobi masak misalnya, rajin mengajak anaknya berakivitas di dapur. Atau Hani yang telah menyediakan pojokan khusus di rumahnya untuk anak-anak bermain.

Nah, bagaimana dengan mommies? Apa, sih, aktivitas favorit bersama si kecil? Ikutan kontes Rumah Keluarga Sehat Aqua, yuk! Caranya gampang banget, tinggal upload atau unggah foto di fan page Aqua. Detailnya silakan lihat di sini, ya :)

 

 

 


4 Comments - Write a Comment

Post Comment