Clara Ng: Menulis itu Penting!

Beberapa waktu lalu, di Twitter kami sempat membicarakan tentang membiasakan anak menulis. Beberapa isi tweet kami retweet dari penulis, Clara Ng. Salah satu isi tweet Mbak Clara yang menarik adalah, dilihat dari sejarah, tulisan adalah salah satu cara manusia berkomunikasi dengan menggunakan alat bantu.

Mungkin Mommies yang anaknya usia 2-3 tahun sering menemukan mereka senang menggambar atau hanya sekedar coret-coretan yang sepertinya tanpa arti, tapi sebenarnya ini bisa dijadikan bahan diskusi dengan anak tentang apa yang ingin dia sampaikan.

Menurut Mbak Clara, menulis penting buat semua orang. Setiap orang selayaknya bisa menulis dan mengenal bahasa dengan baik. Kalau ibunya yang menjadi penyorak dan pembimbing anak untuk menulis, tentu si ibu juga harus memiliki ketrampilan menulis. Bangsa yang besar adalah bangsa yang cerdas, pandai membaca, dan menulis.

Untuk Mommies yang merasa tidak jago menulis, Mbak Clara punya pesan bahwa menulis tidak harus berhubungan dengan blog. Contek deh beberapa ide seru Mbak Clara:

  • menulis surat cinta kepada anak
  • menulis cerita dalam kertas2 sepotong untuk dibacakan kepada anak. Dengan begini, kemampuan kognitif manusia meningkat. Juga dengan menulis cerita/dongeng, kemampuan untuk merunutkan/mengorganisasi meningkat pesat.
  • menulis newsletter keluarga. Dengan berhasil melakukan itu, maka ikatan keluarga menjadi semakin erat dan komunikasi terjalin lancar.

Mungkin Mommies bertanya-tanya, sejak usia berapa, ya, anak dikenalkan dengan menulis?

Menurut Mbak Clara, sejak masuk TK, anak-anak sudah dilatih memegang pensil. Jadi untuk menulis, perhatikan otot halus (jari jemari). Jangan dipaksa menulis dengan tepat kalau otot halus mereka belum berkembang dengan baik.

Sementara untuk bisa menulis, tentu harus membaca. Kegiatan menulis tidak bisa dimulai tanpa kemampuan membaca. Rajinlah membaca. Buku membuka cakrawala pemikiran dan keluasan berpandangan.

Untuk anak yang sudah berusia 9 tahun ke atas, mulailah ajarkan tanda baca, kerapian kalimat, dan perangkat bahasa lainnya. Berikan buku cerita yang ceritanya semakin komples. Untuk anak berusia di bawah 9 tahun, gunakan pelajaran menulis sebagai sarana untuk mengungkapkan komunikasi dengan gembira, santa,i dan menyenangkan. Hal terpenting, biarkan anak berhasil mengungkapkan pemikiran dan hal-hal yang abstrak menjadi runtut, jelas, cemerlang.

Kemampuan menulis ini sangat penting. Supaya di masa depan, anak berhasil secara akademik, pandai mengekspresikan diri, meningkatkan rasa percaya diri.
Cara mudah mengajak anak menulis salah satunya adalah coba ajak anak untuk sama-sama memiliki catatan harian. Ibu punya dan anak juga. Lalu sama-sama menulis catatan kemudian menukarnya.  Mungkin sebagai contoh, bisa baca buku The Diary of Amos Lee seperti yang telah kami review di sini.

Mau tahu lebih jauh tentang pentingnya menulis bagi orangtua dan anak? Ikuti talkshow kami pada Sabtu, 23 Juli 2011 di Giggle, FX. Sementara para orangtua mengikuti  talkshow, anak-anak juga bisa mengikuti workshop menulis loh!

Informasi Pendaftaran:

PlotPoint Kreatif: 021-78838123

Fitri: 0817 145 346

Gina: 0815 881 9200

Email: daftar@tulissekarang.com

 


40 Comments - Write a Comment

  1. Sekedar sharing, dulu nyokap ngajarin baca & cinta buku. Dari sering baca, gw jadi suka nulis. Waktu SD pernah ngirim cerpen & puisi ke majalah Bobo, dimuat & dapat honor 25rb. Senangnya bukan main. Sempet off karena sibuk bermusik wkt kuliah, sekarang setelah jadi ibu RT aktif nulis lagi.
    Anak masih 1,5 thn, kalo udah 3 th pasti aku ikutin nih…

Post Comment