Ma, Aku Lihat Hantu!

Pernah nonton The Sixth Sense? Film yang dirilis pada 1999 tersebut menceritakan tentang seorang bocah laki-laki berumur 9 tahun bernama Cole (diperankan dengan sangat baik oleh Haley Joel Osment) yang mampu melihat dan berinteraksi dengan makhluk halus yang ada di disekelilingnya.  Pada saat menonton film ini, terus terang saya teringat akan pengalaman masa kecil saya yang hampir setiap hari melihat makhluk halus di rumah dan lingkungan sekitarnya.

 

Seringkali saya berteriak memanggil mama saya karena ada makhluk berbentuk bapak-bapak atau nenek-nenek berdiri di depan pintu, duduk di bawah tangga, atau mencolek-colek saya. Kontan seisi rumah heboh ketakutan, padahal mereka tidak bisa melihat hantu. Mama memarahi saya dan menganggap saya berkhayal yang bukan-bukan. Kemampuan ini saya bawa hingga usia dewasa.

Baru-baru ini, saya membaca sebuah artikel di majalah tentang anak-anak yang bisa melihat hantu. Menurut ahli psychotherapist asal Texas, Caren Goode, sebagian anak memiliki teman khayalan, dan sebagian lagi bisa melihat hantu. Dalam bukunya yang berjudul Kids Who See Ghost, adalah wajar jika ada anak yang bisa melihat makhluk halus karena mereka memang ada dan tertulis di dalam Kitab Suci. Anak yang melihat hantu bisa mengalami trauma, stres, ketakutan berlebih, sulit tidur, dan mimpi buruk. Adalah tugas orangtua untuk membuat anak terlepas dari ketakutannya dan merasa nyaman. Jika menemui kasus seperti ini, walaupun mommies tidak percaya dengan eksistensi makhluk halus, berilah pengertian kepada anak bahwa tidak semua memiliki kelebihan sepertinya dan makhluk halus tidak bisa menyakitinya. Jangan memarahi, menyudutkan, mengancam, atau malah menakut-nakutinya, karena anak akan merasa dikucilkan dan tidak dipercaya, sehingga akan memperburuk kondisi psikologisnya.

Bagaimana cara mengetahui anak benar-benar bisa melihat makhluk halus?

Pada saat anak melihat hantu, secara refleks ia pasti berteriak memanggil ibunya, berlari mencari ibu dengan ekspresi ketakutan, dan kadang disertai dengan raut muka yang pucat. Kalau tidak ada tanda-tanda ini, berarti anak mommies berbohong atau hanya iseng.

Bagaimana caranya menenangkan anak supaya tidak takut dengan makhluk halus? Saya share beberapa tip yang pernah dilakukan mama saya:

  1. Ajak anak berdoa sebelum tidur. Saat berdoa, ajak anak untuk meminta perlindungan Tuhan dari godaan makhluk halus.
  2. Nyalakan lampu sebelum anak tidur. Temani anak selama beberapa hari sampai shock-nya hilang. Bacakan buku yang lucu agar anak terhibur.
  3. Kalau keadaan anak sudah lebih tenang, berikan pengertian dan ajarkan ia pelan-pelan agar tidur sendiri dan mematikan lampu.
  4. Jauhkan anak dari bacaan atau tontonan seram. Hindari juga percakapan mengenai hantu.

 

*Dikirim oleh Yuska Vonita (@yuska77)


48 Comments - Write a Comment

Post Comment