Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi

by: - Tuesday, June 7th, 2011 at 8:00 am

In: Dentist Health 17 responses

0 share

Coret-coret saya kali ini bukan mengenai penjelasan pengetahuan tentang gigi  dan seputar mulut, tetapi mengenai hikmah bagaimana kita menilai tentang harga kesehatan.

Cerita saya awali dengan penjelasan singkat mengenai suatu daerah di Pulau Sumatera. Nama pulau nya adalah Sungai Guntung yang terletak di Kabupaten Indragiri Hilir. Di sini tidak ada jenis transportasi mobil, lho, hanya ada motor dan sepeda. Jika mau ke pulau lain, penduduk menggunakan peragu, baik yang memiliki satu mesin, dua mesin, atau tiga mesin. Untuk masalah air, mereka menggunakan air tadah hujan. Ini adalah sekilas gambaran mengenai daerah tersebut, bagaimana sederhananya kehidupan Guntung dibandingkan daerah Indonesia lainnya yang sudah berkembang.

Kegiatan saya hari itu adalah melakukan pemeriksaan gigi di Sekolah Elsadai. Sekolah ini adalah cabang dari Sekolah Elsadai Batam. Sekolah Elsadai Guntung yang baru dibuka tahun 2010 lalu dan hanya memiliki 23 orang murid (PG dan TK1). Saya melihat ada hal baik yang dibiasakan di sekolah ini, setelah jam makan, para murid diharuskan untuk menyikat gigi. Ini baik sekali, lho, anak PG A yang dimulai dari usia dua tahun, ditanamkan kebiasaan menyikat gigi sehabis makan. :)

Periksa giginya dimulai dari anak TK, ternyata mereka tidak takut, lho … padahal saya pakai atribut komplet (masker sama sarung tangan). Ada, sih, yang  masih takut-takut … dua orang dari PG, tapi hanya 2 anak, kok, yang mogok tidak mau diperiksa.

Dari  pemeriksaan gigi yang saya lakukan (dua kali kunjungan) 20 dan 24 Mei 2011, hasilnya adalah 4 anak bebas karies alias giginya bagus semua, tanpa lubang. Ada 6 orang yang sudah karies dan sisanya banyak karies, haha … (jadi gigi susu komplet tanpa ada yang hilang atau tambalan). Total yang bebas karies hanya 20 persen saja. Sedikit banget, ya … mudah- mudahan dengan adanya pemeriksaan gigi yang saya lakukan, membawa perubahan untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Nah, dari pengalaman ini, moms bisa membayangkan bagaimana sederhananya kehidupan di daerah ini, sangat berbeda dengan kehidupan metropolitan yang kita jalanani sehari- hari, tapi mereka antusias dan mendukung pemeliharaan kesehatan gigi. Harusnya kita yang hidup di kota besar dengan fasilitas lengkap (termasuk klinik dental yang oke), bermacam pasta dan sikat gigi, hanya butuh waktu sekejap untuk mencari info di internet, dan yang penting juga, kita punya sumber air bersih lebih banyak … lebih antusias menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Sayangnya, terkadang kita kurang menyadari keterlibatan kita untuk memperhatikan kesehatan gigi dan mulut anak kita secara total. Kegiatan sikat gigi dengan anak sering dipindahtugaskan ke tangan pengasuhnya. Bahkan, dari pengalaman saya periksa gigi anak di sekolah Jakarta, banyak anak memberikan alasan atas kondisi kesehatan gigi dan mulut mereka. Di antaranya adalah orangtua yang tidak sempat mengajarkan kebiasaan menyikat gigi atau menanamkan pemikiran kalau gigi susu tidak perlu dirawat karena toh akan digantikan dengan gigi dewasa. Bahkan moms … ada, lho, murid saya dulu … dia bisa tidak menyikat giginya selama tiga hari. Ngenes, ya, dengarnya.

Yuk, moms, dengan fasilitas yang serba komplet, mulailah untuk lebih peduli dengan kesehatan gigi dan mulut anak kita. Program menjaga kesehatan gigi dan mulut anak ini sebetulnya tidak perlu mahal, kok, asal kita terlibat dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak kita sejak awal. Kembangkan kebiasaan baik menyikat gigi dan rutin berkonsultasi dengan dokter gigi.

Terima Kasih untuk Sekolah Elsadai Batam & Guntung
Pic diambil dari:
-http://www.panoramio.com/photo/32564569
By Lokki (thx)
-koleksi pribadi

Salam,
Drg. Ivonne TS

 

 

Share this story:

Recommended for you:

17 thoughts on “Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi

  1. Pingback: Mommies Daily
  2. Pingback: lita iqtianti
  3. Pingback: Cionia Monique
  4. @ailethrA
    Thk u :)

    @fifi
    Sedini mungkin,supaya anak kenal dl dengan drg nya,kan moms dads periksa gg 6 bln sekali,bawalah anaknya jg, pertama bukan buat diperiksa tentunya, buat kenalan dl, setelah kenal dia pasti mau buat buka mulut, jgn tunggu dia sakit gg yah moms :) bannyak pasienku yg dtg , anaknya mereka bawa juga, Ada yg umurnya blm 2thn, Ada yg 2 thn lebih,akhirnya mereka terbiasa dengan ruang praktekku
    Semoga membantu yah mom :)

  5. dok anak saya Zahra (26 bulan) giginya mulai ada putih2 diatas gigi. Apakah itu bakal karang dok. karena memang dia selalu minum susu malam walau saya sudah tiap hari gosok giginya. tp susu malam ini blm bisa saya ganti dg air putih. akhirnya setiap minum susu saya minta zahra untuk kumur dengan air putih dan dia bisa. apakah kumur air putih stlh minum susu itu berpengaruh? kalau yang putih2 di gigi ga bisa ilang walau udah disikat, apakah perlu pake tooth mousse atau bgm? trm kasih sblmnya

  6. @mama Zahra,
    Gigi susu ga Ada karang gig mom, jika Ada pun itu kasus yg jarang banget, indikasi terdekat adalah whitespot, yaitu mineral giginya hilang, jika tdk ditindak lanjuti sebentar lg gg itu Akan bolong, karena giginya kopong Dan akhirnya jadi rapuh. Sebener kumur ataupun minim air Putih itu blm ckp, kalaupun tidak bisa ditoleransi susu malamnya, mom mustiness korek,bersiin giginya pake waslap basah. pake TM bole, kasi makan keju bole, tapi yang paling penting pembersihan giginya waktu habis susu yah mom, kriteria karies botol susu biasanya menyerang Gigi Atas dull, karena tdk Ada self cleansing dari air liur. Semoga membantu mom Zahra :)

  7. dr, anak saya gigi susu tumbuh mulai umur 2 minggu, awalnya sih oke, tapi kok sekarang (10 bulan), mungikin karena uda makan macem-macem giginya kok lapisan putih ilang semua(gupis) jadi kuning….kenapa ya dok dan gimana nih apa bisa sehat lagi atau tidak? kemudian apa ini sebab dari kebiasaan pake kenpengan ya? soalnya kalo boo harus pake kempengan..help me pls….

  8. hai nyonya Marsel,
    iyah emang ada kasus ttt yang namanya natal teeth dan neo natal teeth, ( gigi dari lahir sdh tumbuh- natal teeth, dan gigi tumbuh usia 1-30hr setelah lahir), ini bukan sakit tapi bedakan dengan suatu kelainan.
    lapisan putih hilang, maksudnya?? emailnya gripis2 jd coklat2 karies gt kah? iyah gg walaupun masih gg susu tetap harus dijaga *apakgi gg susu yg lapisan email dan dentinnya tipis mudah terserang karies,
    kalo tanya masih bisa sehat atau tdk, tergantung, itu masih white spot atau karies, kl white spot kita bs mengembalikan mineral gg yg hilang, kalo karies ya ditambal, setelah itu dirawat supaya gg yg lain ga gt jg
    Semoga membantu yahh…:)

  9. Pingback: Mommies Daily
  10. Pingback: Wulan Chrismihadi
  11. Pingback: Mommies Daily
  12. Pingback: Maya farida hanim
  13. Pingback: Maya farida hanim
  14. Pingback: endang dwi astuti

Leave a Reply