Breastfeeding is Worth Fighting For

Pembaca Mommies Daily pasti sudah tahu bangetlah kalau Mommies Daily mendukung pemberian ASI sepenuhnya. Sudah bukan zamannya lagi berdebat antara keunggulan ASI vs Susu Formula. Bahwa ASI jauh lebih superior sudah tak terbantahkan. Tapi sayangnya, masih banyak sekali para ibu yang belum melek dengan kebaikan ASI. Ditambah lagi rangkaian kampanye produsen susu formula yang bisa sangat mudah menggoyahkan hati para ibu yang memang pada dasarnya kurang percaya diri dengan kemampuannya memberikan ASI.  Nah, di sinilah kami sebagai sebuah network yang dianggap sumber referensi oleh para perempuan Indonesia, merasa bertanggung jawab untuk memberikan informasi yang akurat, karena apa yang kami sampaikan sangat berpotensi dalam membentuk persepsi publik. Apalagi ini kaitannya dengan anak-anak kita dan generasi penerus bangsa, tentu kita tidak berani main-main.

Makanya agak sedih ketika membaca artikel ini kemarin, karena isinya sangat misleading. Mudah-mudahan mommies yang sedang berencana memberi ASI atau sedang berjuang dalam memberikan ASI tidak langsung down, ya, dengan membaca artikel tersebut. Menurut banyak riset, hanya 1-3% perempuan yang tidak bisa menyusui. Dan itu disebabkan oleh kondisi seperti operasi di daerah payudara yang kemudian mengganggu saluran ASI.

Hanya 1-3%, lho, Mommies. Besar kemungkinan kita masuk dalam kelompok yang 97%.

Memang kita sering mendengar keluhan para ibu yang merasa tidak bisa menyusui anak, sebut saja: ASI tidak keluar, puting masuk ke dalam dan bermacam keluhan lain yang sebenarnya semua ada solusinya. Kuncinya hanya mau belajar, tekad kuat yang disertai dengan pembekalan diri dengan informasi seputar ASI.

Di artikel tersebut, ada paragraf yang menyatakan:

“Ibu yang tidak bisa memberikan ASI pada bayinya seringkali karena alasan medis, seperti puting yang masuk ke dalam, produksi ASI yang nggak mencukupi, kandungan nutrisi serta gizi yang kurang, infeksi puting, atau harus minum obat-obatan tertentu yang bisa masuk ke dalam ASI dan bisa berbahaya bagi bayi. Ibu yang mengidap AIDS dan HIV juga dilarang menyusui, bisa menularkan virus ke bayi lewat ASI.”

Menurut kami, ini informasi yang sangat discouraging dan tidak akurat. Ada banyak poin lain yang serupa dan semuanya telah diberi tanggapan oleh AIMI melalui laman Facebook mereka:

Nah, untuk para ibu yang sedang mengalami masalah seputar pemberian ASI, kami sudah banyak sekali menulis artikel berisi informasi mengenai ASI.

  • Masalah yang sering terdengar adalah produksi ASI kurang. Pada dasarnya, produksi ASI adalah berdasarkan supply dan demand, tapi banyak mommies yang merasa butuh suplemen untuk menambah volume ASI-nya. Silakan dibaca tip untuk meningkatkan produksi ASI, daftar ASI Boosters, atau mau coba jus pare?
  • Masalah menyusui bagi para ibu baru juga biasanya ada pada puting yang terluka atau nipple crack serta kebingungan saat growth spurt.
  • Masalah selanjutnya, kesulitan latch on atau menyusui secara langsung karena masalah fisik atau kecanggungan ibu. Ikuti diskusi para ibu hebat di forum kami yang pantang menyerah dan melakukan Exclusively Pumping alias Eping.

Tentu sebagai ibu masih banyak jalan untuk memberikan yang terbaik untuk buah hati, tapi kami di Mommies Daily ingin mengajak dan memberikan informasi yang lengkap kepada para ibu untuk berusaha memberikan yang terbaik. Dan tentunya, kampanye ASI dengan cara yang asik dong :)

 


81 Comments - Write a Comment

Post Comment