Parenting Should be Fun, Right?

Beberapa waktu lalu saya membuka diary lama, saya menemukan satu kalimat di kolom cita-cita saya waktu SMP (tahun 1994) yaitu: be a good mother.

Am I a good mother now?

Tidak, belum, masih jauuuuuuuh dari gambaran ideal seorang ibu. Apalagi saya bukan termasuk orang yang punya perencanaan yang baik dalam hidup. Rata-rata semua hal yang saya lakukan, kalau sesuai sama hati nurani, ya saya berusaha jalani dengan baik.

Begitupun ketika menjadi ibu.  Sesaat sebelum melahirkan, saya masih belum kebayang akan jadi seperti apa kehidupan saya setelah anak dalam rahim ini dilahirkan. ASI Eksklusif? Rooming in? Peralatan bayi? Baby Blues? Tidak ada satupun yang terpikir. Iya, saya sudah banyak mendapat pengetahuan dari teman-teman di Forum Femaledaily. Tapi tak ada satupun yang benar-benar saya rencanakan. Yang saya ingat ketika suster menanyakan mau ASI eksklusif atau tidak, saya yang masih terpengaruh obat bius akibat operasi menjawab, “Ya, sus.”  Padahal saya bener-bener tidak tahu maksud dari omongan saya itu.

Malam itu, Langit langsung rooming in dikamar. Kebetulan, karena RSIA (bagian saya menginap) tidak memperbolehkan pasien ditunggui oleh keluarga, jadilah malam itu, saya langsung mengurus Langit sendiri. Memanggil suster sudah tentu, tapi dasar saya orangnya gengsian, jadi berusaha mengurus semuanya sendiri sambil menahan sakit bekas operasi :D

Langit kecil amat sangat cranky. Rewel, susah tidur, mudah menangis. Saya pun sempat stres dibuatnya. Apalagi terbawa sindrom ibu baru yang kerap membandingkan anaknya dengan anak lain. Saya lihat ibu lain menerapkan sistem A ke anaknya, saya mencoba, kok tidak bisa sih? Saya baca sistem B ke anaknya, saya mencoba, kok tidak berhasil juga ya?

Lalu saya tersadarkan bahwa, apa yang berhasil oleh orang lain belum tentu bisa berhasil di diri kita. Mungkin anak lain berhasil disapih dengan metode weaning with love, ya kebetulan anak sayatidak. Anak lain sukses dengan sistem naughty corner atau time out, ya ternyata Langit tidak bisa.

Saya malah sedih kalau Langit menangis saat saya mencoba hal baru dalam gaya asuh, kami sama-sama tersiksa. Wah, ini bukan yang saya mau! Parenting should be fun for both of us, isn’t it?

Tersadar akan itu, saya mulai mencari cara saya sendiri.  Mudah ternyata, saya tidak boleh stres, panik, atau membanding-bandingkan Langit dengan siapapun. Banyak tertawa bersama serta pelukan. Lalu, bagaimana sisanya? Let it flow :D

Langit sekarang pun tumbuh jadi anak yang lebih ceria (mungkin karena ‘urat ‘ ibunya lebih kendor ketimbang dulu).  Dengan metode ala Lita ini saya tidak peduli saat anak lain seusianya sudah cas cis cus 2 atau 3 bahasa, Langit masih anteng berbahasa Indonesia. Atau saat anak lain bisa langsung on ke tempat baru, sementara Langit suka malu-malu … tidak masalah. I’m proud and happy of her,  as she is right now.

Happy birthday my little girl, don’t be a perfect child coz you are amazing just the way you are..


66 Comments - Write a Comment

  1. Waaa…waktu SMP sudah kepikiran jadi good mom? Saya mah kepikirannya main hihihi. Happy Birthday Langit. Semoga selalu sehat dan makin pinter serta selalu ceria ya :-)*seneng banget lihat foto Langit yang kelihatan happy *

  2. Wah.. Selamat ulang tahun Langit! Cantik banget fotonya pake dress biru :) Setuju mom Lita, gaya asuh yang kita jalankan/pilih bukan karena gaya itu yang terbaik, melainkan yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan keluarga kita. Yang penting pada akhirnya kebutuhan fisik, emosional dan sosial anak terpenuhi dan bisa tumbuh menjadi anak yang sehat dan bahagia! :D

  3. Hihihihi setujuuu sekali,…

    Ga bisa nerapin pola parenting yg sama antara anak satu dgn anak lain. Faktor kebiasaan orang tua, budaya, dan masa kecil jga mempengaruhi.

    Tks for sharing en mengingatkan ya mak…

    HBD ya anak cantik yg cantik secantik namanya *kecup*

  4. Lita..ternyata dirimu tidak se rock n roll yang gue kira.. *masih takjub dengan cita-citamu waktu SMP jadi ibu yang baik*. Happy birthday ya Langit…wishing you more wonderful moments with Ibu and your loved ones :))

    1. nenglita

      Tuh kan han, berarti gw pas dong jd mami parenting :p
      Aselik, sampe skg gw jg bingung knp nulis begitu. Mungkin krn gw lihat sosok nyokap yang bisa dibilang ‘perfect’ utk ukuran gw ya, jadi gw pengen seperti dia *dengan penyesuaian perkembangan jaman tentunya*

  5. Fotonya bagusssss… Langitnya cantiiiikkk…

    Pengalaman Lita sama, aku juga gak bisa nerapin system Nanyy 911 sama Ezra (2,5yo). Cara mendidik yg sama dengan cara mendidik kakaknya pun juga gak berhasil…

    Tapi bener let it flow lah… asal nakalnya gak kebangeten banget, sebaiknya kita gak terlalu stress mikirinnya. Kalo kitanya stress malah kasian anaknya…

    Happy birthday Langit cantiiikkk…

  6. Ya ampun Litaa…loe so sweet banget sih SMP udah mikir jadi emak yang baik sementara gw masih mikir punya pacar tampan. Huahaha…
    Tapi makin ke sini, sebagai orang tua yang juga masih belajar,gw setuju banget kata loe, Lit…
    Parenting doesn’t have exact work instruction or standard operating procedure. Because parenting is an art…

  7. Happy birthday Langit *what a beautiful name for a beautiful girl*
    Ahh..senangnya ketemu yg senasib n sepikiran,
    aku juga baru menyadari semua theory yg ada tentang cara mendidik anak itu ga bisa diterapkan by the book karna in the end setiap pribadi itu berbeda n demikianlah anak2 kita setiap pribadi berbeda yg perlu dihormati…*dulu aku pikir anakku aja yg paling temperamental n ga bisa didisiplinkan dgn cara apapun n berakibat mama stress berat n berakibat anak bertambah bandel dst..*

    Aku baru sadar bahwa yg membuat kita mampu utk mendidik mereka dg baik n penuh cinta *tanpa sering2 tarik urat* akhirnya adalah batin yg tenang cukup istirahat n kesadaran setiap saat bahwa anak hanya perlu cinta n contoh dari kita ortunya, as simple as that

    Thx for the article, it’s a great support for me..All the best mama Lita

  8. affi

    Langit ceria banget ya fotonya di sini, gue jadi terharu sendiri (ini apa sih, udah telat komennya). Gue sejak sadar gimana cepetnya anak2 ini besar, udah janji lit gak bakal musingin hal2 kecil lagi dalam membesarkan Aluf. I’m sure Langit will turn out to be a happy and healthy child thanks to you! *kisses*

    1. nenglita

      harusnya lo komennya 2 hari lagi fi, pas sebulan :p
      Makasih tante affi, iya emang, waktu cepet banget berlalunya. Kta kadang malah ngabisin waktu untuk musingin small things, lupa bahwa anak kita butuh perhatian kita sepenuhnya tanpa metode apapun :)

Post Comment