Sekitar tahun 70 hingga 90-an, antibiotik (AB) masih dianggap sebagai obat dewa. Saya ingat zaman saya kecil, tiap ke dokter pasti salah satu obat di dalam resepnya adalah antibiotik. Seperti tidak mungkin sembuh kalau obatnya bukan AB. Mungkin kalau dokter tidak memberikan AB, pasien yang keukeuh minta diresepin.
Kebayang kan kalau sedari kecil sudah kenyang AB, makin dewasa dosis makin meningkat, dan jenis juga makin kompleks karena bakteri di lingkungan orang tersebut sudah bermutasi sehingga AB yang simpel sudah tidak mempan. Pada titik tertentu, sudah tidak ada lagi obat yang bisa diminum.
sumber:
gambar diambil dari sini dan sini
Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
Penting dibaca nih! RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
RT @Dokter_SpOG: RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
bukan cuma buat ibu2,buat kita2 juga penting loh RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW
RT @Dokter_SpOG: RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
Penting! RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://t.co/0E9fzU6
Nice Article,tks! RT“@mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://t.co/nY7NMWL
Learn that mommys!!! RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW
RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW
RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW
#WHD2011 RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW
RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW
RT @mommiesdaily: Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX
Belajar Tentang Antibiotika http://t.co/aSHhAZY via @mommiesdaily | cc: @puskomdepkes
@mommiesdaily Q3.Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW ,kirana
@mommiesdaily Q3.Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW Kirana #MDquiz
@mommiesdaily Q3.Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW ,kirana #MDquiz
@mommiesdaily Q3 -Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW (Kirana)- #MDquiz
@mommiesdaily #MDQuiz Q3Belajar tentang antibiotika http://mommiesdaily.com/2011/04/07/belajar-tentang-antibiotika/ penulis Kirana @kirana21
@supermomsid @mommiesdaily Q3. Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW Penulis: Kirana (@kirana21 ) #MDquiz
@mommiesdaily Q3. Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW by @kirana21 #MDquiz
@mommiesdaily Q3. Belajar Tentang Antibiotika http://bit.ly/hAZoiX #MDquiz
RT @mommiesdaily: Q3) #MDquiz Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hoQhgW
@mommiesdaily Q3 – Judul Artikel : Belajar tentang antibiotika Link : http://fdly.me/hoQhgW Penulis @kirana21 #MDquiz
Sehubungan dengan #WHD2011, artikel kami hari ini adalah Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hy0bI9. Yuk belajar sama2, moms
RT @mommiesdaily: Sehubungan dengan #WHD2011, artikel kami hari ini adalah Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hy0bI9. Yuk belaja …
RT @mommiesdaily: Sehubungan dengan #WHD2011, artikel kami hari ini adalah Belajar Tentang Antibiotika http://fdly.me/hy0bI9. Yuk belaja …
Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/gG39hcl via @mommiesdaily
Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/e8qJMqt via @mommiesdaily
[...] bacaan bagus soal antibiotik di mommiesdaily yang ditulis mbak kirana. Silahkan dibuka link yang dimaksud kalo mau tau lebih jauh. Gw juga bukan [...]
Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/6b5OGkD via @mommiesdaily
@amelitha http://t.co/gAYA1WV3 utk nambah-nambah pengetahuan tg antibiotik, ma :D lah sembuh?
pagi-pagi belajar Antibiotik yuk http://t.co/PkfOkl6i | @aya_dw @IMplink @hanadoank @akhwat_lampung
Tentang Antibiotik, pernah ditulis di Mommies Daily, silakan dibaca: http://t.co/Yp6NhC6D
Tentang Antibiotik, pernah ditulis di Mommies Daily, silakan dibaca: http://t.co/Yp6NhC6D
Wajib Baca ☺"@mommiesdaily: Tentang Antibiotik, pernah ditulis di Mommies Daily, silakan dibaca: http://t.co/tETU1agb"
RT @mommiesdaily: Tentang Antibiotik, pernah ditulis di Mommies Daily, silakan dibaca: http://t.co/uBlTLP3o
Tentang Antibiotik, pernah ditulis di Mommies Daily, silakan dibaca: http://t.co/Yp6NhC6D
http://t.co/0G66LALu check dis out ten @_pawitra_
Tentang Antibiotik, pernah ditulis di Mommies Daily, silakan dibaca: http://t.co/Yp6NhC6D
RT @mommiesdaily: Tentang Antibiotik, pernah ditulis di Mommies Daily, silakan dibaca: http://t.co/7KL2Jlub
Tentang Antibiotik, pernah ditulis di Mommies Daily, silakan dibaca: http://t.co/Yp6NhC6D
RT @mommiesdaily: Tentang Antibiotik, pernah ditulis di Mommies Daily, silakan dibaca: http://t.co/8enUofnG"
RT @mommiesdaily: Tentang Antibiotik, pernah ditulis di Mommies Daily, silakan dibaca: http://t.co/8enUofnG"
http://t.co/YM3GO72C ga semuanya harus antibiotik lhoo..
[From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/6K7Qqr0v
Must read! RT “@mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/XO5ZcWYi”
[From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/6K7Qqr0v
RT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/5x7kmb5r
@HabibElhabibo @unieeocty @Dhita_FRT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/8h28K1QH
[From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/6K7Qqr0v
RT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/8h28K1QH
RT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/VZOWNT8E
RT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/yepyRFFv
RT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/bYi5nM3n
Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/pL4NAF9I
Bagus nih ..RT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/dwQDYjNu
RT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/HvvBjtzA
RT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/DymqsufG
Nice share for us niy pa @fahrureza RT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/Mjv7qtCx
RT @mommiesdaily: [From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/W77kgCG9
[From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/6K7Qqr0v
[From The Archive]: Belajar Tentang Antibiotik http://t.co/6K7Qqr0v
TFS mba Kirana, penjelasan & bahasanya mudah dipahami :D
makasi ya jeng :D
bagus banget mak! seperti biasa, tulisan lo tentang kesehatan sangat informatif tapi snagat mudah dicerna. Thanks alot yaw :) Semoga dibaca sama lebih banyak orangtua, demi kesehatan anaknya..
aawww, tenkiu yaa..
eh Ta ini bukan buat anak doang sih. kita2 jg klo tadinya ngga ngeh tiap2 ke dokter selalu kudu nenggak AB, mesti mulai ngurangi dan mengkritisi si dokter biar sama2 rasional ngobatinnya.
bagus banget mba artikelnya..
mungkin nambahin dikit, untuk melakukan test lab (spt periksa darah) pun sebaiknya jadi pilihan terakhir.
salah2 bisa infeksi nosokomial :)
makasih jeng :)
iya, memang pertama mesti liat kondisi klinisnya gimana. misalnya kalo cuma batpil + demam tanpa ada gejala klinis tambahan, cukup langsung home treatment aja. ke dokterpun sifatnya cuma konsul.
disini tes darah maksudnya lebih ke kepastian penyakit & penyebabnya. terutama yang gejala2nya nyaru. supaya jelas treatmentnya harus gimana.
dan mungkin lebih disarankan ke laboratorium yang terpercaya untuk tes labnya kali ya :)
aaahhhh.. selalu mak Kir ini… informatif sekali tulisannya :)
*langsung print buat simpen di laci kamar*
Kalo simpen di laci nggak ebaca dong mel *dibahas*
iya ih disimpen doang ih *lipet tangan melengos*
Soal Antibiotik ini, awalnya sempet bingung juga ngga mungkin kan dokter yg notabene udah nuntut ilmunya selama bertahun-tahun dibangku kuliah (apalagi dokter-dokter spesialis) ngga tau tentang teori AB kayak yg ditulis mba Kirana ini, tp msh byk aja tuh yg ngeresepin AB, papa mertua aja yg dokter spesialis sering nyuruh ngasih AB ke anak2 kalo mereka udah batpil yg kelewat lama (pdhl biasa si virus ping-pong antara kakak adek) akhirnya iseng nanya ke adek yg dokter gigi dan adek ipar yg lg kuliah kedokteran umum, secara teori mereka meng-iya kan bahwa AB ngga bekerja terhadap virus tp ada catatat tambahan nih tentang kegunaan AB yg mereka pelajari di bangku kuliah, yaitu “mempercepat interval penyembuhan” dueeeenggg…..apa bener teorinya begitu atau kebetulan aja mereka dapet dosen yg sekaligus dokter yg IRUM, padahal mereka kuliah di universitas yg berbeda lohhh, jd ya ngga heran deh kalo dokter2 doyan ngeresepin AB walaupun sebenernya ngga butuh AB :(
iyah..makanya gw jg heran Ta.
gw jd bertanya2, kurikulum disini apa beda ya, pas baca artikel ini:
http://kirana21.multiply.com/reviews/item/3
Saya malah pernah dimarahi oleh dokter, ketika saya bilang “kalau belum parah, jangan pake antibiotik ya dok” Dokternya jawab “Saya sudah praktek 34 tahun. Kamu kan orang berpendidikan, kenapa kamu takut sama obat?! justru orang tidak berpendidikan yang takut sama obat.”
Jadi bingung nih….mana sekarang anak lagi ping pong an batuk pilek :(
klo saya akan langsung ganti dokter mom :D apalagi kalimatnya ngejudge gitu.
soalnya dokter seperti itu ngga bisa diajak komunikasi untuk sama2 menentukan treatment yg tepat.
milih dokter, nomer 1 komunikasi. klo tipe yg priksa membisu trs langsung tulis resep n pasien dipersilakan keluar, udah pasti saya ga datengin lagi.
kita jg harus tau, ada gejala apa, kira2 kenapa, efeknya apa dst. disambung ke pilihan treatment apa aja.
betul, treatment itu pilihan lho. pasien ga harus makan obat persis seperti apa yg disuruh dokter. itu bisa didiskusikan jg.
kalo saya, begitu paham konsep RUM (rational use of medicine), saya yg ajak ngomong dokternya (dokter saya memang tipe mau diskusi). dari situ, dokter yg sebenernya ngga terlalu RUM, klo ama saya jd RUM :D
jd sebetulnya ga perlu cari dokter RUM, cukup dokter yg mau dan bagus komunikasinya :)
Mba Kir…udah baca link nya, kalo disini mah belom pernah tuh pulang konsul ngga bawa oleh-oleh resep dari dokternya, padahal ke dokter juga maksudnya formalitas doang, biar oma opa dan eyang nya anak2 ngga ribut lagi….*curcol*
berarti oleh2nya cukup resep aja ya? kaga pake ditebus :p
terus terang gw dokter umum.
Mnrtku aq setuju dgn tulisan diatas. Wong anak gw aja gak tak kasih antibiotik sembarangan.
Tapi kalo dah berurusan dgn pasien malah gw bingung. Kadang2 ada kasus dmn pasien tdk aq ksh antibiotik. Jd pas tidak gw ksh antibiotik, malah kadang pasienku ada yg protes. Pdhal gak seluruh penyakit perlu ab.
Kalo dah berurusan dgn kemauan ‘pelanggan’ biasanya aq nyerah aja. Kalo ada resiko kan dia yg nanggung, ya nggak….
kalo sekalian diedukasi bisa ga jeng? jd diterangin AB itu sebenernya apa, buat apa, efeknya apa, dst. dari situ klo emg tetep kekeh baru terserah. lha kalo ngga tau dan kita yg tau ngga jelasin kan kasian..
lagipula jeng kan dokter, lebih didengerin biasanya ketimbang kayak saya yg diliat org cuman emak2 anak 3. suka ngenes kalo nerangin ttg RUM ato ASI ke org sekitar :( *lah jd curcol :p*
Kadang ditebus sih, terpaksa, tp yg minum wastafel :p
Dear mba Kir,
Aku setuju sekali konsep mengenai RUM. Kebetulan aku pernah tinggal agak lama diluar, dan memang ada perbedaan budaya dimana setiap aku sakit apapun disana, tidak pernah diresepkan obat oleh dokternya (kadang termasuk obat2 symptomatis/flu). Yang ada, mereka educate pasiennya, seperti contoh flu yang obatnya hanyalah tidur, minum yang banyak, makan2an berkuah, dan banyak pelukan dari keluarga.
Ternyata dokter-dokter di Oz ini dikontrol oleh depkesnya untuk setiap penjualan AB. Mereka akan di usut apabila sudah menjual AB dengan angka yang dianggap “besar”.
Info yang aku dapatkan negara berkembang seperti Bangladesh pun sudah di kontrol untuk penjualan AB dan obat2 symptomatis lainnya.
Sayangnya, di Indonesia masih banyak sekali para dokter yang beranggapan bahwa mereka “lebih tau” daripada pasiennya, sehingga banyak sekali dokter yang tidak bisa diajak diskusi.
Dokter-dokter ini masih terpressure oleh teman dokter lainnya yang masih menjual AB, sehingga mereka takut “kehilangan” pasien. Mereka takut “dimarahi” pasiennya karena tidak meresepkan apa-apa, walaupun banyak dari mereka yang sudah cukup aware tentang AB.
Mungkin disini ada permainan market dari produk AB juga, apabila sang dokter berhasil menjual sekian jumlah AB, mereka akan mendapatkan “komisi” dari produk2 obat tsb (info ini aku dapat dari temanku yang omnya dokter).
Harapanku adalah kita bisa membangun Indonesia dan pasien yang pintar. Kita sama-sama mengedukasi pasien dan dokter (dan tetap menghargai dokter karena memang ilmu mereka lebih tinggi dari kita pasien awam). Amin YRA.
iya mbak…kayaknya yg bisa dilakukan sekarang memang mengedukasi pasien sih. walo nampaknya gak gampang jg. saya pernah soalnya mau ajak teman diskusi ttg RUM, tapi ditolak krn lebih percaya pd dokter senior langganannya :(
jangankan antibiotik, klo anak sy panas pun, gw slalu bertahan tdk meminumkannya obat penurun panas. Bukannya ga berusaha jg utk nyehatin anak, tp tiap hari anakku hrs minum campuran Teh hijau + madu + jeruk peras. Apalagi pas ketika dia sakit panas, ramuan itu kubuat dua kali dlm sehari, alhamdulillah panasnya turun esok harinya dia sehat kembal, utk tau saking hebatnya madu klo dicampur teh (apalg teh hijau moms) buka deh http://hutantropis.com/campuran-madu-dan-teh-bisa-membunuh-bakteri. Dan moms, semenjak aku minumin ‘ramuan’ ini ke anak n suami, mereka emang jd jarang sakit, pdhl suamiku dulu langganan sakit tenggorokan n flu min. 2 bln skali sakit, tp skrg klo flu jarang bgt bs 6 blnan baru flu, tp itu jg paling sehari aj. Kimi jg dulu langganan batuk n sesak napas, skrg udah jarang sakit, bulan lalu aj dia smpet ketularan cacar aer dr sodarany, tp ajaibnya ga pake acara panas, tiba2 tu cacar aer muncul aj di tubuhnya, dianya mah sehat2 aj. Sekian sharingnya ^^