Bernyanyi di Bina Vokalia

by: - Monday, March 28th, 2011 at 9:21 am

In: School's Cool 10 responses

0 share

Aku sudah besar, selalu rajin belajar, alangkah senangnya, alangkah bangganya, jadi anak besar, jadi anak pintar

Lagu yang sederhana, dinyanyikan oleh mulut-mulut mungil yang dengan ceria mengikuti gerakan yang diajarkan oleh kak Sella, pengajar di kelas mini A Bina Vokalia Pranadjaja cabang Bintaro. Hari itu Damai mengikuti kelas percobaan Bina Vokalia. Saya yang menawarkannya, karena saya ingin memperkenalkan Damai pada irama musik dan teknik menyanyi yang baik. Saya pikir, biarlah dia mencoba dulu, kalau suka silahkan diteruskan, kalau tidak ya tak apa.  Ternyata dia suka, jadi mulai November 2010 Damai tercatat sebagai siswa Bina Vokalia Pranadjaja.

Sebenarnya, Damai bukan hanya ingin les nyanyi, tapi juga balet, piano, melukis, tari Jawa dan masak. Tapi, mana mungkin saya mengizinkannya mengikuti semua itu saat ini. Jadi, saya ajak dia memilih dan kelas menyanyi ini adalah pilihan yang tepat menurut kami dari segi waktu dan biaya. Terutama memang soal waktu, karena hanya les vokal ini yang ada di hari Sabtu dan hanya seminggu sekali (di lokasi tempat les). Ke depannya, dia bisa ambil les piano, balet, atau tari Jawa. Untuk melukis, dipastikan dia akan belajar saja dengan papanya yang memang senang menggambar dan untuk memasak, selama ini dia sudah menjadi pengamat sekaligus asisten kecil bagi Dapur Kenari, jadi saya pikir, dia bisa belajar saat membantu saya bekerja.

Pilihan untuk mengambil les menyanyi memang tepat. Damai memilih dengan antusias dan setiap minggunya hadir di tempat latihan dengan antusias juga. Damai latihan setiap Sabtu, pukul 10.00 hingga 11.00. Setiap sesi latihan selalu diawali dengan latihan pernafasan. Anak-anak ini belajar mengambil nafas lalu mengeluarkannya sedikit demi sedikit. Ini akan berguna saat mereka bernyanyi.  Setelah latihan nafas, biasanya anak-anak diajak menyanyi beberapa lagu yang sudah pernah diajarkan. Walau masih baru, Damai dan teman-temannya cepat sekali beradaptasi dan mengikuti lagu-lagu yang diajarkan. Buat saya, mereka seperti relaksasi, karena selain bernyanyi, mereka juga melakukan gerakan-gerakan sesuai lagu. Semua tampak senang.

Setelah bernyanyi bersama, setiap anak mendapat giliran maju untuk naik ke panggung kecil dan menyanyi dua lagu pilihannya sendiri , memegang microphone dan diiringi piano. Saya takjub melihat anak-anak maju tanpa malu-malu, lalu memilih lagu dan menyanyi tanpa beban. Setelah habis semua giliran, anak-anak kembali diajak menyanyi bersama. Biasanya diajarkan juga satu atau dua lagu baru. Perbendaharaan lagu Damai jadi sangat banyak sejak ikut latihan vokal ini dan benar-benar seperti mottonya Bina Vokalia Pranadjaja, tiada hari tanpa bernyanyi, Damai menyanyi sepanjang hari.

Saya senang, Damai menikmati kegiatan luar sekolahnya. Damai juga tekun berlatih di rumah setiap sore bersama saya, terutama menjelang hari evaluasi  dan  persiapan lomba yang akan diadakan minggu terakhir Maret. Buat saya, kegiatan ini memperkaya Damai. Dia bangga karena dia belajar menyanyi secara khusus, senang karena teman-temannya bertambah dan tentu saja,  memiliki perbendaharaan lagu yang banyak.

Progress yang tampak oleh saya, selain dia makin percaya diri, dia mulai belajar ritme, dan nada  nada  yang dinyanyikannya sudah mulai tepat. Satu dua nada masih melenceng tapi biasanya otomatis dia perbaiki. Mudah-mudahan kemampuannya secara keseluruhan makin berkembang dan dia selalu menikmati kegiatan ini.

Oiya, ini video ketika free trial. Video setelah resmi jadi siswa malah ngga ada, karena setelah yang pertama itu Damai nggak ditunggu di dalam, walau sebenarnya boleh s aja kalau anaknya masih belum berani.

Suaranya masih datar banget di sini.. tapi puji Tuhan, kerasa sekali perkembangannya setelah 2-3 kali latihan langsung mulai bisa ngikutin irama dan nada.

YouTube Preview Image

Hari Sabtu dua minggu yang lalu Damai ujian. Ada 4 hal yg diujikan:

  • Mendengar dan mengikuti nada: pelatih memencet nada, lalu anak-anak mengikuti nadanya dengan bersuara aaaa
  • Irama: pelatih memencet piano dengan irama/ketukan tertentu, dan anak-anak mengikuti dengan tepuk tangan
  • Menyanyikan lagu wajib
  • Menyanyikan lagu pilihan

*Dikirim oleh Sisilia (@sisilmahadaya), ibu dari Marcella Maharani Damai Gayatri  (5 tahun)

Share this story:

Recommended for you:

10 thoughts on “Bernyanyi di Bina Vokalia

  1. Pingback: Mommies Daily
  2. Long long time ago, waktu gue SD kls 1 atau 2 (lupa), gue juga les nyanyi di Bina Vokalia. Waktu itu alm. Pak Pranajaya masih ada dan masih aktif melatih tiap kelas. Karena gue sering telat (jauh bo…. gue tinggal di Jkt Pusat, lesnya di Kebayoran), gue suka ketinggalan sesi bernyanyi bersama dan belajar teori, pas nyampe udah giliran nyanyi sendiri2 depan Pak Pranajaya. Paling setahunan deh ikut les, abis itu stop karena susah anter jemputnya. Dari pengalaman itu gue tambah seneng nyanyi, bisa ikutin irama, kenal ritme, dan bisa apresiasi macem2 jenis musik yg biasanya gak didengerin oleh anak seusia itu. Sempet ikutan lomba segala, walopun kalah jadi mutung, hahahhaa…. Sekarang sih gue gak suka nyanyi solo (mungkin krn kurang lama lesnya, hehehee) tapi sejak SMP sampai sekarang gue gabung di Paduan Suara. Most importantly, I’m at my happiest when I’m singing.

  3. Pingback: Mommies Daily
  4. Pingback: Miranty Lestari
  5. Pingback: Day!
  6. Pingback: Mommies Daily

Leave a Reply