Dessert Table untuk Pesta si Kecil

Membuat pesta untuk anak sendiri pasti seru! Junita Najoan dari Kinderplay berbagi tip untuk membuat dessert table yang digunakan untuk pesta ulang tahun anak. Seru deh!
“Sebenernya saya masih dalam tahap belajar menata dessert table. Jadi semoga dengan tip yang saya berikan kita bisa bersama-sama belajar dari pengalaman. Berikut persiapan yang selalu saya lakukan”:

1. Menyesuaikan Meja dan isinya sesuai tema

Seperti membuat panggung, kita harus tahu juga seberapa besar meja yang akan kita kerjakan, agar isinya tidak terlalu sedikit (yang nantinya malah membuat meja terlihat kosong) atau malah terlalu banyak (meja akan seperti jualan bumbu pasar)

2. Props
Yang penting adalah cupcake tiers untuk memajang cupcakes, toples, dan kotak dari styrofoam atau material lainnya. Saat memajang, usahakan  props mempunyai ketinggian yang berbeda, hindari pemakaian piring datar secara keseluruhan. Kelebihan dessert table adalah kita bisa memajang warna warna menarik dari permen dan kue dengan memakai bahan kaca atau acrylic. Dalam meja buffet yang berisi makanan utama, kita tidak bisa banyak memakai warna vibrant. Beda halnya dengan dessert table yang selalu kita bisa manipulasi warnanya sesuai dengan tema kita.
Saya selalu membayangkan sedang membangun ‘kota kecil’ saat merencanakan sebuah dessert table. Desain secara keseluruhan bertujuan membuat orang berselera untuk mencoba dessert yang sudah kita percantik, dalam waktu yang sama juga pleasing the eyes.

3. Taplak/table cloth

Dengan piring cantik dan dessert yang sudah mengundang selera, taplak yang sesuai akan membantu penampilan dessert table. Menurut saya, taplak bagaikan silhouette dalam baju yang kita pakai. kalau silhouette tersebut tidak mendukung penampilan atau bentuk tubuh kita, sesuatu akan terlihat tidak beres.

4. Variasi tinggi/pendek pada display

Cara membuat suatu benda mempunyai ketinggian yang berbeda adalah seperti yang telah saya jelaskan di atas. Cupcake tier yang dapat menambah ketinggian di tengah meja. Atau bisa juga membungkus kardus bekas dengan kertas kado yang cantik. Ini akan membuat semacam pedestal dalam meja anda. Apa itu pedestal? semacam kotak ‘peninggi’ yang membuat piring atau makanan kita lebih tinggi dan stands out. Gunanya untuk menyangga dan membuat ketinggian dalam tampilan makanan kita.


5. Pilihan warna

Warna seharusnya mengkomplimen makanan, bukan mengalahkan makanannya. Artinya, jangan sampai yang terlihat menonjol adalah attribute dari meja, bukan makanannya. Warna akan menyelaraskan isi meja tersebut, begitu juga toples. Warna warna netral akan membuat makanan anda seperti misalnya cake ulang tahun menjadi lebih punya faktor ‘wow’ daripada jika anda menggunakan warna terang atau loud yang akan mengalahkan kecantikan kue anda.

6. Tambahan Aksesoris

Setelah anda menata props dan piring, anda akan tahu ruang kosong yang tersisa. Ruang itu bisa kita tambahkan aksesoris seperti bunga, candle holder, vas dan lainnya. Sekali lagi, aksesoris juga adalah penunjang. Jangan berlebihan, jangan sampai menganggu tangan tangan para tamu saat akan mengambil hidangan, jangan memakai bunga yang aromanya berlebihan atau bahkan sampai jatuh ke makanan.
7. Label 

Tambahkan label untuk menamakan setiap makanan. Jika ingin melengkapi meja, bisa juga anda melengkapi dengan membuat bunting. Kalau sering melihat acara ultah, suka lihat rentetan segitiga terbalik bertuliskan ‘Happy Birthday’ kan? Itu namanya bunting. Bisa dibuat sendiri atau beli jadi.

8. Rasa yang enak :)
Jangan fokus dengan penampilannya aja lho, dessert table yang sukses adalah yang secara penampilannya menarik, dan saat dicoba rasanya sepadan.
Gampang dan seru kan? Pasti si kecil bangga jika Mommy-nya yang membuat sendiri. Untuk mendiskusikan ide-ide atau sharing pesta ulang tahun untuk si kecil, mampir ke thread ini yuk! Selamat mencoba :)
*Dikirim oleh Junita Najoan (@kinderplays), ibu dari Rania

15 Comments - Write a Comment

Post Comment