Paddle Pop Elemagika Gala Premiere & Mengajak Balita Nonton Bioskop

Hummm, saya sih nggak pernah kepikiran ya mengajak Langit ke bioskop. Kebayang Langit nanti nggak betah, ngerepotin orang kanan kiri, dst, dsb. Nggak deh! Nanti aja pas sudah lebih besar.

Tapi hari Minggu 12 Desember lalu, saya mendapatt undangan ke Gala Premiere Paddle Pop Elemagika di Citos yang berarti event ini adalah event-nya anak-anak. Dengan modal nekat, saya membulatkan tekad untuk mengajak Langit ke bioskop untuk pertama kalinya!

Nah, berdasarkan pengalaman (yang baru sekali itu, tapi sukses bok! Hahaha…) saya coba bagi ya langkah-langkahnya:

  • Malam sebelum berangkat, saya bercerita pada Langit tentang aktivitas yang akan kita lakukan besok. “Eh besok kita mau nonton di bioskop loh! Ada layarnya besaaaaaar… terus filmnya tentang Paddle Pop” saya pun menyanyikan jingle Paddle Pop supaya lekat dikepalanya
  • Siapkan juga tiketnya. Walaupun pada prakteknya Langit saya pangku sih supaya bisa melihat ke layar, karena tidak tersedia booster seat.
  • Selama film berlangsung, saat kecil terlihat bosan, ajak untuk berdiskusi tentang filmnya. “Waaah, lihat itu ada serigalanya! Eh serigalanya bobok dinyanyiin lagu sama Liona”, setelah saya ngomong ini dengan nada suara yang dramatis, Langit pun serius lagi menatap ke layar, hehehe…
  • Know their limit. Jika anak sudah meminta keluar atau mulai cranky, dan usaha untuk mengalihkan perhatian sudah habis, segera bawa si kecil keluar. Jangan dipaksakan!

Dari durasi film Paddle Pop yang 90 menit, 10 menit terakhir Langit sudah minta keluar, segera saya luluskan permintaannya  walaupun belum rewel.

Saya senang sekali, karena setelah keluar dari bioskop sepanjang perjalanan pulang tak henti-henti Langit menceritakan isi film dan menirukan beberapa dialog yang catchy seperti “Ayo, berpegangan tangan!” yang dikatakan Liona kepada Paddle Pop dan teman-temannya.

Jalan ceritanya sendiri sangat mengasyikkan, tentang petualangan Paddle Pop dan teman-temannya menyelamatkan kerajaan. Salah satu pesan moral yang ingin disampaikan dalam Paddle Pop Elemagika adalah mencintai lingkungan. Film ini mengajarkan bahwa jika kita menggunakan unsur-unsur dari alam dengan baik, kita berteman dengan alam, alam juga akan berteman dengan kita.

Unsur-unsur alam di film ini diwakili oleh Fire Lord – Monster Landak terbuat dari api, Earth Lord – Tikus Tanah Raksasa dari batu dan Water Lord – Paus Pembunuh raksasa terbuat dari air. Ketiga monster ini dikuasai oleh Shadow Master yang memiliki rencana untuk menghancurkan dunia. Nah, tugas Paddle Pop adalah mengendalikan para monster itu dengan menggunakan 3 es krim elemen air, api dan tanah, ditambah es krim angin.

Paddle Pop Elemagika ini bisa ditonton untuk semua umur, walaupun pasti yang sudah lebih besar (TK-SD, apalagi yang pernah nonton film Paddle Pop yang sebelumnya) akan lebih relate. Nah, hal paliiing pertama yang harus dilakukan sama orang tua saat mengajak anak nonton film di bioskop adalah mengenal rating dari film tersebut.

  • Rated G: General Audiences — untuk semua usia
  • Rated PG: Parental Guidance Suggested — Ada beberapa bagian film yang tidak cocok untuk anak-anak
  • Rated PG-13: Parents Strongly Cautioned — Ada beberapa bagian film yang tidak cocok untuk anak dibawah usia 13 tahun
  • Rated R: Restricted —Anak dibawah usia 17 tahun sebaiknya ditemani saat menonton film ini
  • Rated NC-17: Tidak untuk anak dibawah usia 17 tahun

Diambil dari sini http://www.filmratings.com/filmRatings_Cara/#/ratings/

Selain cocok untuk semua umur, Paddle Pop Elemagika ini juga asli made in Indonesia, lho. Dari yang membuat film, jalan cerita hingga pengisi suara, semuanya asli Indonesia. Tujuan utama film ini adalah mempermudah akses bagi anak-anak untuk mendapatkan hiburan mendidik sekaligus menyenangkan (educative entertainment) dengan menyediakan film “Paddle Pop Elemagika” dalam bentuk DVD yang akan tersedia mulai Januari 2011. Dengan menukarkan lima stik es krim Paddle Pop di toko-toko bertanda khusus, anak-anak Indonesia sudah dapat menikmati film ini di rumah bersama teman dan keluarga.

Nah, semoga berguna ya Mommies :)


25 Comments - Write a Comment

  1. Sayang banget yaa yang menang undangan ini di Twitter nggak sempet foto bareng. Langit kalo nggak salah juga lagi agak panas badannya ya Lit?

    Jibran suka nih film-filmnya Paddle Pop, jadi pasti dia akan suka juga sama Elemagika ini.

    1. iya han, hectic banget pas acaranya. penuuuuh…. Udaah gitu Langit badannya panas plus mimisan sebelumnya :D untung aja dia enjoy nonton filmnya. dan wajib punya deh nih nanti kalo udh mulai beredar..

  2. Wah..Langit keren deh, bisa kooperatif diajak ke bioskop. Saya belum berani ngajak Dita (2y6m), khawatir rewel. Hehehe kadang kita sbg ortu itu “underestimate” anak sendiri ya. Btw, Dita kan seumuran dengan Langit juga, jangan2 Langit lahirnya di bulan Juni juga (Dita lahir 18 Juni) hehehe maaf OOT. Nunggu deh DVD nya beredar, kayaknya film nya seru :-)

    1. Langit bulan April lahirnya :)
      Iya, aku juga underestimate bener tadinya. eh alhamdulillah ternyata anteng :)

      aku juga nunggu dvd-nya nih! Langit nagih kalo lihat iklannya.. hihi, seru loh!

  3. Hua, keren! Basti juga belum pernah gaol di bioskop neh, jarang banget kan ada pilm kartun berbahasa indonesia :D ntar kapan dicoba deh.
    Oya Lit, mungkin perlu ditambahin juga kali ye, perlu dilihat apakah anaknya takut gelap atau tidak, soalnya temenku ada yg anaknya tidur lampu sll nyala, jdnya baruuu aja masuk ruangannya udah jejeritan minta pulang biarpun terus pilmnya udah diputar.

    Iiih masih gemes tuh sama rambutnya langit yang ikal, untung gak dikira anaknya Giring yak hahahaha *mumpung ada inpotainmen*

    1. Oh iya bener dith, gw juga deg2an pas lampu bioskop mati. untungnya udh gw omong2in bahwa dalam bioskop emang begitu. alhamdulillah, tahap 1 aman deh buat gw :))

      aw, anaknya Giring? Aku istrinya dong, hihihi… *ganjen*

Post Comment