Beras Coklat si Beras Hidup

Kalau beras merah pasti sudah sering dengar ya, kalau beras cokelat?

Saya pribadi baru dengar beras cokelat ini pas datang ke seminar “Organic and Healthy Food for Healthy Lifestyle” yang diadakan oleh Bionic Farm beberapa waktu lalu.

Saya jelaskan dulu ya beras cokelat itu apa. Beras cokelat bisa disebut juga sebagai beras berkecambah atau beras hidup (Germinated Brown Rice- GBR). Beras cokelat pada dasarnya sama dengan beras putih, hanya saja beras ini hanya dihilangkan sekamnya saja.

Beras coklat dan beras putih memiliki kandungan kalori, karbohidrat, protein dan lemak yang sama. Terus, kenapa harus beras cokelat?

  • Pada proses penggilingan beras dengan alat pemoles, lapisan aleuron beras akan hilang. Bersamaan dengan hilangnya lapisan terluar beras ini hilang pula beberapa vitamin B1, B3 dan zat besi.
  • GBR diproses tanpa pestisida atau bahan kimia apapun sehingga aman dikonsumsi untuk semua golongan mulai dari anak-anak hingga lansia
  • Proses penggilingan beras putih menghilangkan berbagai zat gizi esensial. Dalam GBR mengandung GABA ( Gamma Aminobutyric Acid) yang meningkatkan metabolisme otak yang penting bagi perkembangan otak juga menstimulasi hormon pertumbuhan

*gambar diambil dari sini

  • GBR disebut beras hidup karena kaya akan serat alami sehingga cocok untuk mommies yang punya resolusi tahun baru untuk menjalankan diet dan menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh karena masih mengandung minyak dedak yang dapat menurunkan LDL (lemak jahat).

Dalam seminar kemarin saya sempat mencoba makan beras cokelat ini. Rasanya? Lebih berserat daripada beras putih yang pasti, sehingga membuat saya harus mengunyah lebih lama.

Beras cokelat ini bagus loh dimakan untuk si kecil, coba 2 kali dalam seminggu untuk membantu pencernaanya juga. Cara memasaknya sama dengan beras biasa kok!

Tertarik?


22 Comments - Write a Comment

Post Comment