Persiapan Melahirkan; Waxing

Kita sering sekali mendapat pertanyaan tentang waxing ketika hamil dan perlu tidaknya membersihkan area bawah sana sebelum melahirkan.

Kalau menurut pengalaman saya, salah satu hal yang saya sesali pada saat sebelum melahirkan adalah tidak mengunjungi terapis favorit saya dulu untuk melakukan Brazillian wax. Kenapa? Karena apabila kita melahirkan baik normal ataupun caesar, keduanya memiliki kesamaan yaitu harus “dicukur” dulu di daerah vagina. Awalnya saya benar-benar tidak tahu hal tersebut, kalau tau pasti deh saya sudah mendatangi Narsih (tempat waxing favorit saya)! Setelah saya tanya kanan-kiri ternyata benar mau proses lahir normal atau caesar proses pencukuran ini sepertinya adalah common practice. Kalau dari yang saya baca katanya proses pencukuran ini dilakukan karena bisa meminimalisir infeksi pada saat melahirkan, walaupun kecil juga kemungkinanannya.

Nah selain yang melakukan proses tersebut adalah suster (yang pastinya keahliannya bukan hal seputaran ini :p ) yang mengganggu saya juga adalah pencukuran tersebut pakai pisau cukur! Kebayang nggak sih habis berjuang melahirkan, beberapa hari kemudian harus menghadapi gatal-gatal karena rambut yang mulai tumbuh lagi di area tersebut. Benar-benar mengganggu sekali! Mungkin kalau saya pergi untuk Brazillian wax sebelum melahirkan, saya akan menderita karena kesakitan, tapi karena ‘dipangkas’ habis sampai keakar-akarnya, rambut di daerah tersebut akan tumbuh lebih halus jadi kemungkinan gatal-gatal dan tumbuh kasar sangat minim. So one hour of pain for your comfort after giving birth is all worth the sacrifice!


Sekarang kembali ke pertanyaan, apakah waxing secara general atau Brazillian lebih spesifiknya, boleh dilakukan pada saat kita hamil? Sebenarnya tidak ada yang tidak aman mengenai pelaksanaan prosedur tersebut pada saat hamil. Memang pada saat hamil peredaran darah ke kulit lebih banyak dan ini menyebabkan kulit kita menjadi lebih sensitif terhadap tarikan, jadi kemungkinan besar waxing pada saat hamil akan lebih sakit dibanding sebelum hamil. Ini juga biasanya terjadi apabila kita mendekati masa menstruasi. Kemungkinan yang lain adalah adanya pembuluh darah yang terlihat rusak di permukaan menyebabkan noda pada kulit setelah waxing, tetapi hal ini tidak berbahaya kok. Jadi sebenarnya waxing pada saat hamil itu aman.

Dibawah ini ada beberapa tips yang saya ambil dari Fashionese Daily, untuk mengurangi rasa sakit pada saat waxing:

  • Jangan memakai body lotion di arena manapun yang akan di waxing, karena ini akan menyebabkan kulit kita menjadi licin dan alhasil proses waxing akan jadi lebih lama.
  • Kalau memang sudah punya terapis kepercayaan sebelum hamil lebih baik proses tersebut dilakukan dengan orang yang kita percaya tersebut. It’s best to leave our faith in the hands of those we trusted the most. Tapi kalau belum ada, jangan  takut di thread waxing di Female Daily banyak sekali rekomendasi salon-salon terpercaya yang bisa jadi acuan. Ada juga review beberapa salon di Fashionese Daily seperti Caramello dan Narsih yang bisa dibaca.
  • Yang terakhir, jangan tegang dan rileks saja selama proses berlangsung! Semakin kita tegang, akan semakin lama rasanya proses ini berjalan.

Sudah siap waxing, Mommies?


45 Comments - Write a Comment

Post Comment