Tips untuk Mencegah Timbulnya Stretch Marks

Untuk Ibu hamil mungkin banyak kekhawatiran yang lebih penting daripada sekedar memusingkan stretch marks. Tapi sebagai perempuan, sedikit banyak pasti terbersit kekhawatiran mengenai bentuk tubuh yang berubah pada saat atau setelah kehamilan. Salah satunya yang menghantui lama setelah kelahiran itu sendiri adalah stretch marks!

Hal ini mungkin hampir tidak bisa dihindarkan. Bayangkan saja, badan kita membesar sedikit demi sedikit selama 9 bulan untuk menjadi rumah bagi bayi kita. Banyak yang badannya melebar hampir dua kali lipat dari asalnya. Jadi wajar dong, kalau pada saat badan kita kembali ke bentuk semula *ngarep banget ini sih ya ?* , ada sedikit hadiah dari sisa hasil perjuangan kita selama berbulan-bulan yang indah itu.

Apa sih stretch marks itu?

Stretch marks sebenarnya bisa dibilang bekas luka pada kulit yang menghasilkan kulit yang agak kasar dengan sedikit semburat kasar dan warnanya agak sedikit lebih tua dari kulit kita sendiri. Hal ini disebabkan oleh terjadinya perobekkan dermis atau lapisan kulit dan seiring dengan waktu bekas luka tersebut bisa tersamarkan tapi tidak dapat menghilang seluruhnya.

Penyebab dari timbulnya stretch marks itu sendiri sebenarnya karena terjadinya peregangan pada kulit yang terjadi pada waktu yang sangat pendek. Bisa disebabkan oleh pertumbuhan atau penambahan berat, dalam hal ini karena pertumbuhan bayi dalam rahim sehingga rahimpun merengang untuk mengakomodasi pertumbuhan bayi. Biasanya stretch marks baru muncul pada bulan ke 6 atau 7 kehamilan (atau trimester ketiga) dimana kulit kita lagi melar-melarnya.

Bagaimana cara meminimalisir timbulnya stretch marks?

Kalau ngubek-ngubek thread ini, pasti nemu banyak sekali krim dan hasil ramuan sendiri yang direkomendasikan dan disinyalir manjur untuk meminimalisir atau bahkan mencegah timbulnya stretch marks. Kalau kita rajin dari awal kehamilan sampai akhir memakai krim atau ramuan tersebut, banyak kok Mommies yang berhasil lolos dari jeratan stretch marks, atau paling nggak lulus dengan sedikit stretch marks :)

Tapi ingat yah! Harus disiplin. Dan dimulai dari semakin dini semakin baik.

Krim ini dipakai di daerah yang sedang/akan melar, seperti perut, paha, lengan dan pantat – tapi mungkin lebih baik lagi kalau dipakai dilebih banyak tempat. The more the merrier :) Kulit yang lembab akan meminimalisir timbulnya stretch marks pada saat terjadi peregangan.

Krim yang mengandung Vitamin E bisa membantu mencegah timbulnya stretch mark. Cocoa butter juga disebut sebagai salah satu ingredient yang dikenal sangat moisturizing, oleh karena itu banyak juga ibu hamil yang mencari krim yang mengandung kandungan tersebut.

Pantangan yang paling penting adalah jangan digaruk! Pasti tergoda banget deh untuk menggaruk kulit kita selama hamil karena terasa sangat gatal, yang kemungkinan besar disebabkan oleh keringnya kulit yang sedang melar dan semakin digaruk katanya akan semakin ‘terluka’ kulit kita dan menyebabkan stretch mark yang makin banyak. Biasanya kalau sudah terasa gatal saya akan mengoleskan krim ke daerah yang gatal tersebut.

Krim yang biasa dipakai untuk melawan timbulnya stretch marks?

Yang paling gampang ditemui dan sering dianjurkan waktu saya hamil dulu sih Stretch Marks Creamnya Mothercare & Mustela. Banyak juga yang memakai body lotion atau body butter yang mengandung cocoa butter dari merk Palmer’s atau The Body Shop. Untuk body butter sendiri sebenernya sudah sangat moisturizing jadi cukup membantu kelembapan kulit kita.

Ada juga malah yang memakai minyak zaitun untuk mencegah datangnya stretch marks. Memang minyak zaitun ini kalau dipake berasa sekali lembabnya, tapi yang mengganggu adalah rasanya oily dan sticky banget. Saya sih lebih memilih produk jadi seperti olive body butter dari The Body Shop atau Mustika Ratu.

Ada juga produk yang saya dengar ampuh banget buat mencegah atau membantu menyamarkan stretch marks dari Strivectin SD Stretch Marks Cream, tapi harganya yang lumayan (sekitar 2 juta), bikin agak mikir-mikir juga sih untuk membelinya :)

Ramuan untuk stretch marks

Kalau ramuan dibawah ini sudah terbukti keampuhannya. Sudah dicoba sendiri oleh Debbie, Beauty Editor di sister site kami Fashionese Daily. Katanya perut sama lengannya Debbie bebas dari stretch marks, dan di bagian paha yang tidak pernah diolesi oleh ramuan ajaibnya dia ini memang timbul stretch marks.

15-20 tetes Rosehip dicampur dengan carrier oil (carrier oilnya pakai dari Sari Ayu yang soy based)
atau

15 tetes Tangerine/Mandarin + 50 ml carrier oil
atau

5 tetes Mandarin + 5 tetes Neroli + 5 tetes Lavender + 50 ml carrier oil
Dioleskan di perut dan lengan setiap sehabis mandi pagi dan malam biar nggak stretch mark. Harus mulai pada minggu kedua, jangan sampai menunggu sampai perut membesar.

Untuk aromatherapy oil yang dipakai Debbie, dia wanti-wanti supaya pakai yang pure! Debbie memakai Spa Essentia (botolnya biru) yang bisa dibeli di Century. Tapi ingat, ada beberapa aromatherapy oil yang tidak boleh dipakai oleh Bumil seperti: Clary-sage, savory, sage, rosemary, cypress, kayu manis, basil, pennyroyal, hyssop, myrrh, adas (fennel), peppermint, thyme, origanum, melati, juniper, marjram, rose (mawar).

Mudah-mudahan berhasil ya, Mommies =)

*image taken from Wellness Kliniek, Mustela