Surat Untuk Ravenya

Semalem gue nangis …….

Iya …. semalem gue nangis ……

Jam 8 malam tadi Ravenya minta nonton CBeeBies. Tapi gw tolak, karena menurut Bundanya tadi pagi dia kesiangan dan nggak masuk sekolah karena nonton TV sampe jam 12 malam.

Gue kesal. Bukan karena jatah Indovision dikuasai Ravenya dan CBeebies sehingga gue nggak bisa nonton, tapi gue ngerasa anak gue udah kecanduan CBeeBies. Dan gue yakin semua yang berlebihan akan berakibat buruk.

Malam itu  gue mencoba bersepakat dengan Ravenya. Gue berbicara dengan bahasa yang berbeda. Sangat santun, sangat lembut. Tapi dengan kecepatan dan intonasi yang berbeda, supaya dia tau gue serius. Sangat serius.
Gue jelaskan kalau anak seumur dia itu butuh tidur yang lebih banyak dibanding orang dewasa. Dan apabila dia kurang tidur, besoknya tidak bisa konsentrasi di sekolah.

Hasil kesepakatan kami malam itu, Ravenya harus tidur sebelum jam 9 malam apabila tidak tidur siang dan jam 10.30 malam kalau tidur siang.

Sementara gue berbicara, Ravenya terlihat serius mendengarkan, sambil minum susu coklat. Setelah menghabiskan susunya, dia minta minum juice. Sambil minum juice, gue garuk-garuk punggungnya supaya cepat tidur. Lampu pun gue matikan, sambil kemudian melanjutkan menggaruk punggungnya. Ravenya memang suka sekali kalau punggungnya digaruk.

Tanpa sadar mata gue mulai berkaca-kaca dan mulai menangis. Gue takut. Takut kalau saat-saat berdua anak gue itu akan segera hilang seiring dengan waktu. Ravenya sebentar lagi akan makin besar dan mungkin gue nggak akan punya kesempatan lagi menggaruk punggungnya.

Gue tau ini perasaan yang dialami semua orang tua. Tapi gue bener-bener takut dan sedih. Itu sebabnya gue menangis sambil terus menggaruk punggungnya, lama sesudah Ravenya tertidur.

Ravenya …Ini tulisan persembahan Ayah untuk anak perempuanku yang baru berulang tahun ke-3 ……  Happy Birthday Ravenya Camisha Pramesti …………..Happy Birthday Sayangku …… I love You …..

Dikirim oleh M. Wahab S.
Ayah dari Ravenya (3 thn) dan Vito (3 bulan)

Terima kasih sudah membagi tulisan yang begitu personal dan menyentuh ini ya Wahab.


47 Comments - Write a Comment

Post Comment