Gigi Susu Perlu Ditambal
Gigi susu perlu ditambal?
“mama, gigiku sakitt…”
Terkadang mommies baru menyadari bahwa ternyata sudah ada lubang yang terbentuk pada gigi anak kita. Setelah dilihat, ternyata lubangnya sudah cukup dalam. Jangan menganggap dunia seakan sudah runtuh. Masih bisa diperbaiki moms, tentu saja dengan merawatnya, yaitu dengan menambal gigi tersebut.
Karies gigi atau lubang gigi terbentuk akibat zat asam yang dihasilkan dari sisa makanan yang melekat dipermukaan gigi, kemudaian menjadi satu dengan kuman dan air liur sehingga terbentuk lapisan PLAK. Kuman dalam plak dapat menghasilkan zat asam yang akan melarutkan mineral- mineral gigi. Terbayang dengan deskripsi sebuat telur yang direndam dalam larutan cuka, dalam hitungan menit saja, warna coklat telur sudah pudar sedikit demi sedikit, dan apabila ditunggu lebih lama lagi, kulit keras telur akan berubah menjadi lunak.
Begitu pula dengan gigi kita, zat asam yang terbentuk dari kuman dalam plak akan melarutkan mineral- mineral gigi kita. Setelah mineralnya larut, gigi akan rapuh dan mudah berlubang.
Lapisan gigi yang pertama kali terkena karies gigi ini tentu saja lapisan yang paling luar, yaitu email. Anak kita belum mengeluh apabila perjalanan kariesnya baru sampai pada email, sehingga kadang kita juga tidak tahu bahwa gigi anak kita sudah berlubang. Apabila moms tidak menambal lubangnya, maka lubang gigi akan lebih dalam lagi mengenai lapisan dentin. Apabila perjalanan karies sudah sampai dilapisan dentin, anak akan mengeluh ngilu/ bahasa anaknya “sakit” apabila minum dingin atau makan makanan yang merangsang. Dan lebih parahnya lagi, apabila tidak cepat ditambal, karies akan menjalar terus sampailah pada pulpa, pusat kehidupan gigi. Ini akan sakit sekali, dan bisa dibayangkan anak akan menjadi malas makan.
Solusi dari karies gigi ini adalah dengan cara ditambal. Banyak moms mengira bahwa “masih gigi susu” tidak perlu ditambal apabila terdapat lubang gigi, “Toh masih ada gantinya kan?”. Ini adalah pernyataan yang salah sekali. Apabila moms tidak menambal gigi lubang tersebut, berarti moms membiarkan kuman tetap berada digigi anak kita dan terus akan mengerogoti gigi anak kita sampai habis. Selain itu anak juga akan sulit makan, nah repot kan kalau anak kita jadi susah makan.
Bahan tambalpun ada berbagai macam, tetapi untuk anak- anak akan lebih baik menggunakan bahan tambal Glass Ionomer Cement, yaitu semen gigi yang dapat mengeluarkan fluor secara terus menerus.
Tetapi tidak tertutup kemungkinan apabila digunakan bahan tambal sinar/ Composite untuk efek yang lebih kuat dan estetis yang lebih baik.
- drg. Ivonne Teguh Sentosa
1 Comment to “Gigi Susu Perlu Ditambal”
Leave a respond...
Expert Corner
Mewarnai Rambut & Perawatan Kulit Saat Hamil
Jan 19, 2010 | 2 comments
Mengatasi Gigi yang Mulai Kuning
Jul 20, 2010 | 3 comments
Crossbite and Braces
Jun 1, 2010 | 2 comments
Planning for Baby Boy
May 18, 2010 | 3 comments
Do you have any questions/concerns regarding your kids' health? Send them to us so one of our in houses expert can help you solve the problems :)
- Obgyndr. Indrawati Dardiri, SpOG
- Dentistdrg. Ivonne Teguh Sentosa
- Opthalmologistdr. Rozalina Loebis Z., SpM
- Family Doctordr. Farian Sakinah
Recent Articles
Recent Comments
- Ajengp: saya gak ada habbit beli baju baru sih, tp anak2 masih di masa...
• Baju & Sepatu (Baru?) untuk Lebaran - Shanti: Kalo untuk anak-anak, lebaran kuusahain beli baju baru.. dan...
• Baju & Sepatu (Baru?) untuk Lebaran - lita: Amien! Semoga sampai dewasa rajinnya :)
• Mukena Untuk Si Kecil - yokekomik: Aku beli baju & sepatu anak (dan baju & sepatuku,...
• Baju & Sepatu (Baru?) untuk Lebaran - lita: Maaci tanteeeee :**kecup balik*
• Mukena Untuk Si Kecil












Drg. Ivonne, anak saya, Angie, usianya 5 tahun.
Sejak usia 4 tahun ada sedikit lubang kecil di gigi depan paling tengah. Sebenarnya lubang giginya hampir tidak tampak, hanya titik kecoklatan dan bagian pinggiran warna putih susu yang lebih gelap daripada warna gigi aslinya. Karena saya sangat concern, Angie saya periksakan ke dokter gigi anak dan sesuai anjurannya gigi tersebut ditambal (selama ini dengan composite). Lubang gigi yang kecil itu diperbesar agar bisa diproses penambalannya.
Namun dalam waktu singkat tambalan tersebut sudah lepas. Karena takut lubang terbuka, saya bawa lagi ke dokter giginya. Ditambal lagi (berarti lubang dibesarkan lagi, istilahnya : dibersihkan sebelum ditambal). Namun tambalan lepas lagi. Hal ini berlangsung sudah 4 kali. Tambalan lepas dalam waktu 2 hari, 2 bulan, 4 bulan dan 1 minggu. Saat ini tambalannya sudah dalam kondisi lepas lagi. Saya jadi ragu dan kecewa karena setiap akan ditambal pasti lubang dibersihkan jadi makin besar. Pola makan anak biasa, tidak ada makanan yang ekstrem, misalnya terus menerus makan manis atau makan makanan yang terlalu keras. Gosok gigi teratur setelah makan pagi, sebelum tidur siang & malam. Untuk pencegahan sekitar 3 bulan lalu gigi anak saya di-treatment dengan fluor.
Apa yang sebaiknya saya lakukan? Terimakasih banyak atas infonya.