Dressing Up for The Wedding

How do you dress your kids to the wedding? I’m not a fan of dressing my kids in formal night attire. You know the deal, matching suit and tuxedo for the boys and formal/princess-y dress for the girls. I’ve been trying to incorporate Indonesian traditional clothes to my kids. They have more batik than I do :D.

There were two relatives’ weddings that we had to attend in the first weekend of 2010. So the kids came with me, and here’s what I dressed them in.

Untuk acara resepsi malam, Jibran pakai baju surjan-nya. Karena dibagian lengan garisnya horizontal jadi keliatan deh kalau rakyat jelata :D. Biasanya yang dipakai para Sultan itu garisnya vertical.  T-shirt Gatotkaca sebagai dalaman surjan, jeans H&M dan sepatu Converse.

Jehan pakai baju panjang dari Metro, sepatu dari Zara Kids.

Jibran pakai baju batik yang masih agak kebesaran. Sepatu dan jeansnya sama. Jehan pakai kebaya. Karena acaranya siang, dipadankan dengan rok jeans saja soalnya kalo kain ribet, bok! Lagipula kainnya masih kepanjangan. Sepatunya masih sama.

Bajunya nggak ada Indonesianya sama sekali sih, tapi ini dipakai ke acara ulang tahun pas setelah acara kawinan diatas. Jadi, sekalian aja dijembreng, ya? :D

Jibran pakai polo shirt lupa merknya apa. Dressnya Jehan juga lupa merknya apa, yang jelas dari Metro lagi. Jehan difotonya di Electronic City, karena di acaranya ulang tahunnya dia malah bablas tidur!.

Oooppss, ketauan deh jeans dan sepatu anakku nggak ganti ganti. Untuk anak cowok memang paling gampang. Yang penting ada satu jeans yang fittingnya bagus (lurus dan polos) sama sepatu Converse. Sepatu Converse ini bisa dipakai untuk sekolah, jalan jalan sampai acara yang agak resmi di malam hari. Hemat, kan? :D


13 Comments - Write a Comment

  1. iya euy gue juga terkesima kaos gatot kacanya :D

    tapi emang deh han, buat bocah mah cukup satu pasang sepatu yg nyaman aja. soalnya ada lebih dari satu pasang pun dia bakalan tetep pilih satu. ituuuuu mulu yg paling enak dah pokoknya. jadi yg lain tetep nganggur. mending satu aja sekalian, irit *medhit*

Post Comment